The Official Blog Of Kang Mail

4/06/2015

Penjelasan Tentang "Meditasi"

Ketika kita mendengar kata “meditasi”, berbagai bayangan melintas di kepala orang banyak. Bagi beberapa orang, kata itu memunculkan gambaran tentang latihan adikodrati yang membuat kita masuk ke alam yang berbeda di dalam pikiran kita. Bagi yang lain, kata itu mencerminkan sejenis tapa brata yang hanya dilakukan di Asia oleh orang-orang tertentu. Tapi jika kita ingin melihat meditasi lebih dekat lagi, kita perlu bertanya – dan, tentu saja, menjawab – tiga hal: Apa itu meditasi? Mengapa saya ingin bermeditasi? Dan bagaimana sebenarnya cara saya melakukannya?
Penjelasan Tentang "Meditasi"

Apa itu Meditasi?

Pertanyaan pertama: Apa itu meditiasi? Meditasi adalah suatu cara untuk melatih diri kita untuk memiliki keadaan cita atau sikap yang lebih bermanfaat. Ini dilakukan dengan berulang kali membangkitkan suatu keadaan batin tertentu untuk membuat diri kita terbiasa dengannya dan menjadikannya kebiasaan kita. Tentu, terdapat banyak keadaan cita dan sikap yang bermanfaat. Salah satu contohnya ialah keadaan cita yang lebih santai, tidak tegang dan tidak risau; contoh lain ialah keadaan cita yang lebih terpusat, atau keadaan cita yang lebih tenang, tanpa celotehan dan kerisauan batin yang terus-menerus. Begitupun, contoh lain dapat berupa keadaan cita dengan pengertian yang lebih tentang diri kita sendiri, tentang hidup, dan seterusnya; dan contoh lain dapat berupa keadaan cita dengan lebih banyak cinta dan welas asih kepada sesama. Jadi, ada banyak jenis keadaan cita yang bermanfaat yang dapat kita capai lewat meditasi.

Apa Tujuan Meditasi?

Pertanyaan kedua: Mengapa saya ingin membangkitkan keadaan-keadaan cita ini? Untuk menjawab pertanyaan itu, kita perlu melihat dua anasir: Pertama, apa yang sedang saya tuju? Kedua, dari sudut pandang perasaan, mengapa saya ingin mencapai tujuan itu?
Contohnya, mengapa saya menginginkan cita yang lebih tenteram dan lebih jernih? Satu alasan yang sudah pasti ialah karena cita kita tidak tenteram, dan hal itu membuat kita kacau; hal tersebut menyebabkan banyak ketakbahagiaan dan menghalangi kita melakukan yang terbaik dalam hidup. Cita kita yang kacau bisa juga berpengaruh buruk terhadap kesehatan; bisa menyebabkan atau memperparah permasalahan di dalam keluarga dan membahayakan hubungan-hubungan kita yang lain; bisa memunculkan kesukaran di tempat kita kerja. Jadi, dalam contoh ini, tujuan kita adalah untuk mengatasi sejenis kekurangan, sejenis masalah yang kita miliki, baik secara batin maupun perasaan. Dan kita memutuskan untuk mengambil tanggung jawab untuk mengatasi masalah itu dengan cara yang teratur lewat latihan meditasi.
Keadaan perasaan apa yang mendorong kita untuk memulai latihan meditasi? Mungkin kita sudah betul-betul muak dan jijik dengan keadaan cita yang kita punya ini. Jadi kita bilang pada diri kita, “Cukup sudah. Aku ingin keluar dari keadaan ini. Aku harus melakukan sesuatu.” Dan jika, misalnya, tujuan kita adalah untuk lebih dapat menolong orang-orang yang kita cintai, maka keadaan emosionalnya, selain keadaan jijik tadi, dapat berupa rasa cinta dan welas asih. Perpaduan semua perasaan ini mendorong kita untuk menemukan cara yang akan memampukan kita untuk dapat membantu mereka dengan lebih baik lagi.
Akan tetapi, sangatlah penting bagi kita untuk memiliki pemahaman yang makul (realistis) tentang meditasi. Tidaklah makul jika kita berpikir bahwa meditasi saja dapat menyelesaikan semua permasalahan kita. Meditasi adalah sebuah alat, sebuah cara. Ketika kita ingin mencapai sebuah hasil dan kita memiliki perasaan yang positif yang mendorong kita menuju tujuan itu, kita perlu menyadari bahwa sebuah hasil tidak dicapai dengan satu sebab saja. Banyak, banyak sebab dan keadaan yang harus bersatu-padu agar dapat memunculkan hasil. Contohnya, jika saya menderita tekanan darah tinggi dan hipertensi, meditasi tentu akan membantu. Meditasi tiap hari dapat membantu saya untuk tidak serisau biasanya. Tapi meditasi saja tidak akan menurunkan tekanan darah saya. Meditasi dapat membantu, tapi saya juga mungkin perlu mengubah pola makan saya, lebih sering latihan gerak badan, dan saya mungkin juga membutuhkan obat-obatan pula. Ketika berbagai anasir tersebut saya kerjakan bersamaan, hasil yang diinginkan, turunnya tekanan darah, akan tercapai.
Cara-cara yang digunakan dalam meditasi tentu juga dapat digunakan untuk membangun keadaan cita negatif. Contohnya, saya bisa bermeditasi tentang betapa buruknya musuh saya. Saya dapat menggunakan meditasi untuk menumbuhkan rasa benci, yang kemudian menyebabkan saya mencari dan membunuh musuh saya. Tapi pada umumnya bukan seperti itu cara menggunakan meditasi. Meditasi pada umumnya digunakan sebagai cara untuk membangun keadaan cita positif yang akan bermanfaat bagi kita dan bermanfaat bagi sesama.

Bagaimana Cara Kita Bermeditasi?

Pertanyaan ketiga: Bagaimana cara kita bermeditasi? Ada berbagai cara yang digunakan, tergantung pada keadaan cita apa yang ingin kita kembangkan. Tapi satu hal yang sama-sama ada pada semua cara ialah bahwa semuanya membutuhkan latihan. “Latihan” berarti mengulang suatu jenis laku latih lagi, dan lagi, dan lagi. Jika kita ingin melatih tubuh kita, kita perlu latihan jasmani secara teratur; demikian pula, kita perlu berlatih dengan cita kita.


Penjelasan Tentang "Meditasi" Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown

0 komentar :

Posting Komentar